Regurgitasi adalah keluarnya kembali sebagian susu
yang telah di telan melalui mulut dan tanpa paksaan , beberapa saat setelah
minum susu dan sering terjadi pada bayi kurang dari 6 bulan.
Penyebab :
- Susu /ASI yang diminum melebihi kapasitas lambung.
- Terlalu aktif ( saat bayi menggeliat / terus menerus menangis- tekanan didalam perutnya tinggi- keluar dalam bentuk gumoh .
- Klep penutup lambung dalam berfungsi sempurna.
- Posisi menyusui ( ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring bayi tidur terlentang cairan tidak masuk ke saluran pencernaan tetapi ke saluran pernafasan sehingga menyebabkan bayi gumoh ).
Pencegahan
- Perbaiki tehnik menyusui . cara menyusui yang benar adalah bibir bayi menutup puting susu dan areola (meminimalkan kemungkinan udara yang masuk dan tertelan saat menyusui).
- Beri bayi ASI sedikit tapi sering (minimal 2 jam sekali).
- Hindari mengajak bayi banyak bergerak sesaat setelah menyusu.
- Posiskan bayi tegak beberapa lama (15-30 menit)setelah menyusui. Posisi yang dianjurkan adalah meletakkan bayi dalam posisi terlentang dengan garis punggung-bokong membentuk sudut 60o terhadap alasnya . posisi tersebut diharapkan aliran balik dari lambung ke dalam kerongkongan berkurang dan pengosongan isi lambun g ke usu halus menjadi baik
- Hindari memberikan ASI /susu ketika bayi sangat lapar, karena bayi akan tergesa-gesa saat menyusui sehingga menimbulkan udara masuk.
Sendawakan bayi sesaat setelah minum. Bayi yang selesai minum jangan langsung ditidurkan , tetapi perlu disendawakan terlebih dahulu.