Penyakit gula atau yang sering
kita sebut diabetes mellitus, penyakit ini tidak hanya menyerang pada orang
dewasa yang gemuk atau yang kurang
olahraga tetapi juga beresiko menyerang
pada ibu hamil yang nantinya akan
memperburuk kondisi ibu dan janin bahkan sampai mengancan nyawa .
Diabetes saat hamil atau sering
disebut diabetes gestational adalah kondisi gula darah yang tiba- tiba naik
saat hamil, seperti halnya hipertensi atau preeklampsia saat hamil, diabetes
gestastional ini juga hanya muncul pada saat hamil dan akan hilang setelah
melahirkan. Diabetes ini sulit dicegah dan dihindari ,mengatasinya pun tidak
mudah Karena pada saat hamil harus
dibatasi pemberian obat karena beresiko
pada bayinya, begitu juga diabetes , tidak semudah itu langsung di beri terapi
insulin disamping itu juga harus di tunggu bagaimana perkemabangan bayi di
dalamnya jika kondisinya sudah tidak optimal, bayi harus segera dilahirkan.
Bahaya nya jika dibetes
gestasional ini tidak segera ditangani atau pendeteksian terlambat akan
berpengaruh pada perkembangan janin dan
sampai mengalami kematian. Oleh karena itu ibu hamil disarankan untuk
mendeteksi dini jika ada sesuatu yang tidak normal , khususnya diabetes
gestasional bisa dideteksi pada kehamilan 24 minggu. Gula darah yang berlebihan
tersebut akan mengalir ke janin melalui makanan akibatnya tubuh bayi ukurunya
menjadi lebih besar dan ini akan mempersulit ibu saat menjelang persalinan .
Bagaimana solusi untuk
mengatasi diabetes gestastional?
Beberapa penilitian menunjukkan bahwa pada biji pare dan daging buah pare
mengandung hipoglikemik . namun
sayangnya belum ditemukan dosis yang tepat untuk diberikan pada manusia tetapi
informasi menunjukkan bahwa kadar hipoglikemik pada pare dapat digunakan dalam
upaya mencegah dan mengobati diabetes mellitus. Dalam pengobatan penyakit ini
dianjurkan pemakaian buah pare sebanyak 200 gr buah pare di cuci bersih lalu
diiris tipis dan irisanya direbus dengan takaran air 3 gelas sampai tersisa 1
gelas air. Lalu didinginkan dan siap untuk diminum.
Namun penggunaan harus dalam
batas normal karena jika berlebihan bisa menganggu sistem pencernaan dan kandungan visin pada buah pare dapat
menyebabkan anemia seperti kondisi yang saling berkaitan yaitu demam, sakiit
perut.selain itu jika pare dikonsumsi berlebih bisa mengarah ke aborsif atau
mengugurkan kandungan.
Oleh karena itu bagi ibu hamil dengan
diabetes gestasional konsumsi pare dapat menjadi salah satu alternative untuk
menurunkan kadar glukosa dalam darah , namun dalam penggunaanya butuh pengawasan
. serta masih dilakukan penelitian lanjutan tentang penggunaan pare khususnya
pada ibu hamil yang menderita diabetes gestastional