Pasang
Iklan
Disini


Thursday, September 29, 2016

Diabetes mellitus pada ibu hamil


Penyakit gula atau yang sering kita sebut diabetes mellitus, penyakit ini tidak hanya menyerang pada orang dewasa  yang gemuk atau yang kurang olahraga tetapi juga beresiko  menyerang pada ibu hamil  yang nantinya akan memperburuk kondisi ibu dan janin bahkan sampai mengancan nyawa .

Diabetes saat hamil atau sering disebut diabetes gestational adalah kondisi gula darah yang tiba- tiba naik saat hamil, seperti halnya hipertensi atau preeklampsia saat hamil, diabetes gestastional ini juga hanya muncul pada saat hamil dan akan hilang setelah melahirkan. Diabetes ini sulit dicegah dan dihindari ,mengatasinya pun tidak mudah  Karena pada saat hamil harus dibatasi pemberian obat  karena beresiko pada bayinya, begitu juga diabetes , tidak semudah itu langsung di beri terapi insulin disamping itu juga harus di tunggu bagaimana perkemabangan bayi di dalamnya jika kondisinya sudah tidak optimal, bayi harus segera dilahirkan.



Bahaya nya jika dibetes gestasional ini tidak segera ditangani atau pendeteksian terlambat akan berpengaruh pada perkembangan janin  dan sampai mengalami kematian. Oleh karena itu ibu hamil disarankan untuk mendeteksi dini jika ada sesuatu yang tidak normal , khususnya diabetes gestasional bisa dideteksi pada kehamilan 24 minggu. Gula darah yang berlebihan tersebut akan mengalir ke janin melalui makanan akibatnya tubuh bayi ukurunya menjadi lebih besar dan ini akan mempersulit ibu saat menjelang persalinan .

Bagaimana solusi untuk mengatasi  diabetes gestastional? Beberapa penilitian menunjukkan bahwa pada biji pare dan daging buah pare mengandung  hipoglikemik . namun sayangnya belum ditemukan dosis yang tepat untuk diberikan pada manusia tetapi informasi menunjukkan bahwa kadar hipoglikemik pada pare dapat digunakan dalam upaya mencegah dan mengobati diabetes mellitus. Dalam pengobatan penyakit ini dianjurkan pemakaian buah pare sebanyak 200 gr buah pare di cuci bersih lalu diiris tipis dan irisanya direbus dengan takaran air 3 gelas sampai tersisa 1 gelas air. Lalu didinginkan dan siap untuk diminum.

Namun penggunaan harus dalam batas normal karena jika berlebihan bisa menganggu sistem pencernaan  dan kandungan visin pada buah pare dapat menyebabkan anemia seperti kondisi yang saling berkaitan yaitu demam, sakiit perut.selain itu jika pare dikonsumsi berlebih bisa mengarah ke aborsif atau mengugurkan kandungan.

Oleh karena itu bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional konsumsi pare dapat menjadi salah satu alternative untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah , namun dalam penggunaanya butuh pengawasan . serta masih dilakukan penelitian lanjutan tentang penggunaan pare khususnya pada ibu hamil yang menderita diabetes gestastional