Pernahkah anda
mengalami nyeri pada salah satu sisi kepala?itu pertanda anda sedang mengalami
migren . apa itu? Migren merupakan sakit kepala vascular, yang sering dan
sangat nyeri dan terjadi pada satu sisi kepala saja. Kondisi ini umumnya mulai terjadi pada saat
pubertas atau menjelang dewasa , dan bersifat herediter. Penyebab migren belum
sepenuhnya diketahui.
Para ahli mengaitkan kondisi ini dengan dilatasi
(pelebaran) pembuluh darah, sehingga menstimulasi ujung saraf. Migren disebut
kronik jika serangannya berulang , migren tidak berbahaya dan belumada bukti
dapat menyebabkan kelainan lainnya.
Namun disini ada
beberapa macam jenis migrain sesuai dengan gejala yang dialami penderita. Jika
terjadi sakit kepala pada dua sisi ,nyeri ringan hingga sedang, nyeri seperti
tertekan , penderita mungkin menderita sakit kepala menekan pada kepala dan
leher yang berkaitan dengan ketegangan otot pada bagian tersebut. Lalu
bagaimana cara mengatasinya:
1.
Hindari factor pencetus seperti
setres , depresi dan gelisah, kurang tidur, melewatkan waktu makan, kurang
olahraga dan terlalu sering menggunakan obat sakit kepala.
2.
Hindari tidur terlalu lama saat
liburan dan hari minggu.
3.
Istirahatlah segera atau
berbaring ke ruangan yang gelap.
4.
Kompres dahi dengan air dingin.
5.
Buat tubuh anda rileks.
Jika terjadi pada
kedua sisi kepala , nyeri hebat berlangsung 15-180 menit , nyeri juga dirasakan
di sekitar atau dibelakang salah satu mata. Penderita mingkin mengalami cluster
headcache yang mengenai satu sisi kepala
dan dapat disertai dengan keluarnya air
mata dan hidung terumbat. Cara mengatasiny adalah
1.
Pijat otot-otot leher
2.
Mandi dengan air hangat
3.
Berlatihlah dengan tekinik
relaksasi
4.
Istirahat cukup
5.
Berbaring di ruangan gelap bisa
menurunkan gejala
6.
Berhenti merokok
Jika terjadi pada
salah satu sisi kepala , nyeri sedang hingga berat selama 4-72 jam, nyeri
berdenyut- denyut berarti mengalami migren klasik cara mengatasinya adalah
1.
Tidur adalah obat terbaik
2.
Obat bebas untuk pereda nyeri
kurang bermanfaat
3.
Bernapas dalam dan teratur
4.
Hentikan penggunaan pil
kontrasepsi
5.
Jalani terapi dengan oksigen
6.
Hindari makanan tertentu yang
mengadung tiramin( keju) atau sulfit (anggur) atau nitrat (kacang, daging
olahan)